Rupiah Melemah, IHSG Berpotensi Menguat Terbatas Jmtlawhouse

Sementara dari dalam negeri, IHSG menutup perdagangan akhir pekan dengan kenaikan sebesar 53,67 poin (+zero,ninety four%) ke stage 5.756,49. Hal ini akan menyebabkan permintaan saham berkurang, dan dalam jangka waktu tertentu menyebabkan pergerakan IHSG menjadi turun. Stage support IHSG berada di kisaran 5.336 dan resistance 5.423. Kemarin, Samuel Analysis Group menyebutkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup relatif datar dengan dana asing mencatatkan jual bersih di pasar reguler sebesar Rp150 miliar.
Sebab, koreksi IHSG sudah berlangsung dalam beberapa hari terakhir ketika Indeks Dow Jones sudah rebound lantaran kinerja korporasi yang positif. Indeks Harga Saham GabunganIHSG) bergerak fluktuatif mengawali perdagangan di akhir pekan. Indeks Dow Jones naik zero.71% ke degree 26,246.ninety six, S&P menguat 0.fifty four% ke degree 2,904.31, dan Nasdaq berhasil terangkat 0.seventy six% ke stage 7,956.11.
Harga minyak WTI terus menguat selama empat hari beruntun ini setelah data Vitality Information Administration (EIA) menunjukkan, stok minyak mentah komersial turun 1,1 juta barel per hari pada pekan lalu. Lebih lanjut, Lanjar menuturkan secara teknikal pergerakan IHSG diakhir pekan hampir menutup pelemahan signifikan yang terjadi pada Rabu dengan bergerak menguji resisten Transferring Common 50 hari di kisaran stage 5.900.
Vice President Research Department PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menilai pergerakan IHSG di penghujung pekan pendek ini masih terkonsolidasi. Menurutnya, penurunan IHSG dipengaruhi oleh nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, yang akhir pekan kemarin sempat turun tajam hingga jatuh ke level Rp13.800. Nazri Khan is an Economic Finance diploma graduate of the University of IHSG Berpotensi Naik, Simak four Saham Pilihan Ini Bisnis Liputan6.
Walaupun berhasil menguat sepanjang pekan lalu, namun secara teknikal IHSG masih berada di fase downtrend dalam jangka pendek. IHSG pada bel pembukaan perdagangan sempat menguat ke level 5.835. Tidak adanya sentimen positif dari dalam dan luar negeri akan membuat IHSG bergerak mengikuti bursa global yang bergerak turun. Indeks berhasil naik seiring derasnya aksi beli saham pada pagi ini, beriringan dengan menguatnya bursa world.
Kenaikan IHSG ditopang aksi beli investor domestik pada saham-saham manufaktur berbasis ekspor di tengah rencana insentif pajak yang akan diberikan oleh pemerintah. Posisi Greenback Amerika Serikat (AS) menguat ke posisi 15.a hundred ninety. Help di stage 5.336 terlihat masih akan cukup kuat bertahan terhadap tekanan yang terjadi, sedangkan kenaikan wajib menembus resistance level 5.458 untuk dapat kembali memperkuat pola uptrend jangka pendek IHSG.
Sedangkan Analis PT Recapital Asset Management, Kiswoyo Adi mengungkapkan IHSG berada pada kisaran help di 6.350 dan resistance di 6.500. Sementara itu, Vice President Analysis Departement Indosurya Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan IHSG masih berpeluang untuk menguat. Seluruh sembilan indeks sektoral IHSG menetap di zona merah dengan tekanan utama sektor finansial (-1,ninety three%), tambang (-zero,92%), dan konsumer (-0,85%).
Jebloknya IHSG terjadi seiring keluarnya pelaku pasar asing dari lantai bursa. Pekan depan, dia memprediksi IHSG dapat menguat menuju resistan 6.580, dan bila menembus berpeluang menuju 6.666. Investor asing masih jual saham turut tekan IHSG. Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan IHSG berhasil ditutup menguat signifikan 2,,07% di degree 6.635,334 pada 23 Januari 2018.
WWW RF RIFAN BERJANGKA COM
Estimasi pergerakan IHSG hari ini berada di 5.349 sampai dengan 5.399. Jeda siang, IHSG kembali melemah 15,478 poin (zero,23%). Sebanyak 121 saham menguat, 220 saham melemah, dan 236 saham stagnan dari 577 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Dari Asia, mayoritas indeks saham bergerak menguat. Sebanyak 183 saham ditutup menguat, berbanding 168 saham yang turun.
Disusul sektor saham infrastruktur menanjak 1,seventy three persen dan sektor saham aneka industri menguat 1,55 persen. Pergerakan nilai tukar rupiah diperkirakan melemah seiring dengan menguatnya mata uang dolar Amerika Serikat (AS). Harga saham Indofood masih berada di stage bawah, sedangkan Inco dilirik investor asing karena harga sahamnya berpotensi rebound.