Perbedaan Obligasi Vs Saham

Ada 2 macam instrumen investasi yang biasa digunakan oleh para investor yaitu obligasi dan saham. Sedangkan, selisih kupon obligasi korporasi yang menarik berkisar 270 bps hingga 325 bps di atas imbal hasil SUN acuan. Oleh karena itu, dia merekomendasikan investor untuk obese di obligasi korporasi. Obligasi merupakan salah satu instrumen keuangan yang cukup menarik bagi kalangan investor di pasar modal ataupun bagi perusahaan untuk mendapatkan dana bagi kepentingan perusahaan.
Setiap perusahaan yang berkecimpung di pasar modal tentunya akan memiliki dana tambahan saat investor menanamkan sahamnya dalam perusahaan tersebut. Digunakan dengan bijak, sebuah kebijakan untuk menjual sekuritas yang berbeda (termasuk obligasi konversi) untuk mengambil keuntungan dari kondisi pasar dapat menurunkan biaya modal keseluruhan perusahaan di bawah apakah akan terjadi jika hanya mengeluarkan satu kelas hutang dan persediaan.
Semakin pendek jangka waktu obligasi maka akan semakin diminati oleh investor karena dianggap risikonya semakin kecil. Saat ini, penawaran obligasi pada awal 2013 antara lain obligasi berkelanjutan I tahun 2013 PT Financial institution OCBC NISP Tbk senilai Rp6 triliun dengan tahap pertama ditawarkan senilai Rp3 triliun, lalu penawaran obligasi berkelanjutan Astra Sedaya Finance tahap kedua.pasar obligasi internasional ppt
PT RIFAN JAKARTA
Menurut ensiklopedi, obligasi adalah surat utang yang berjangka waktu lebih dari satu tahun dan bersuku bunga tertentu, yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk menarik dana dari masyarakat guna pembiayaan perusahaan oleh pemerintah untuk keperluan anggaran belanjanya. Risiko utama dari reksa dana pendapatan tetap adalah fluktuasi harga sementara risiko utama dari obligasi adalah risiko gagal bayar.
Obligasi ini diterbitkan oleh pemerintah bagi investor ritel. Sedangkan untuk obligasi pemerintah frekuensi transaksinya mencapai fifty two.428 kali atau meningkat 6% dari tahun lalu yang frekuensi perdagangannya sebanyak forty nine.632 kali. Kondisi bullish (peningkatan) di pasar sekunder obligasi dapat menjadi pilihan yang cukup menarik bagi perusahaan yang ingin menarik dana dari masyarakat dengan cara menerbitkan obligasi.
Ada beberapa penerbit obligasi diantaranya yaitu yang diterbitkan oleh perusahaan disebut Company Bond, dan obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah dinanamakan Authorities Bond. Suku bunga secara langsung mempengaruhi semua obligasi korporasi terlepas dari kualitas dan tingkat kupon yang dimilikinya. Kemampuan penerbit obligasi dalam melakukan pembayaran hutang dinilai dalam bentuk score yang dikeluarkan oleh perusahaan pemeringkat.
Kegagalan dari emiten untuk melakukan pembayaran bunga serta utang pokok pada waktu yang telah ditetapkan, atau kegagalan emiten untuk memenuhi ketentuan lain yang ditetapkan dalam kontrak obligasi. Di bawah ini adalah penjelasan singkat mengenai kiat berinvestasi yang perlu diketahui dan dipahami terlebih dahulu oleh investor sebelum berinvestasi di obligasi.
Pertama, Menentukan terlebih dahulu tujuan dari investasi obligasi seperti jangka waktu investasi obligasi yang kita inginkan. Dalam rangka memaksimalkan return pada tahun ini, Analis Obligasi PT Nusantara Capital Securities I Made Adi Saputra menyarankan agar investor melakukan buying and selling pada obligasi negara bertenor panjang yang masih terdapat potensi kenaikan harga.apa keuntungan investasi obligasi
Karena berbeda dengan pasar sekunder saham, pasar obligasi tidak terlalu ramai dan sepi peminat sehingga menyulitkan penerbit obligasi (Pemprov Jateng) dalam mencari calon pemegang obligasi. Dalam kondisi seperti saat ini, sejumlah financial institution besar yang mempunyai likuiditas cukup akan mengambil posisi beli, apalagi dengan menurunnya harga obligasi di pasar global.
Di tiap seri penerbitan SBN, pemerintah menjadi penjamin pembayaran seluruh utang pokok beserta bunga tahunan pada pemegang SBN. Nilai pasar (harga pasar) suatu obligasi bergerak berlawanan arah dengan perubahan suku bunga secara umum. Risiko utama yang biasanya ditakutkan adalah jika instansi penerbit surat obligasi bangkrut. Sebab jika Anda memegang obligasi yang memberikan tingkat kupon yang lebih rendah, Anda akan kehilangan daya beli dari bunga yang Anda terima.