IHSG Berpeluang Menguat

Analis PT Asjaya Indosurya Securities, William Suryawijaya menuturkan, pola gerak IHSG masih betah di rentang konsolidasi. Analis PT Binaartha Sekuritas, Nafan Aji menuturkan, penguatan IHSG didukung stabilitas fundamental makro ekonomi dalam negeri yang inklusif dan berkesinambungan memberikan katalis positif buat pertumbuhan IHSG. Sektor-sektor penggerak IHSG kompak melemah, dengan sektor keuangan turun 4%. Sementara sektor konsumsi, manufaktur dan properti melemah lebih dari 2,3%.
Pada perdagangan preopening, IHSG menguat 1,219 poin (0,02%) ke level 6.321,224. Menutup perdagangan sore ini, IHSG ditutup hijau dengan naik 35,896 poin (0,57%) ke 6.355,901. Dia memprediksi IHSG akan bergerak pada rentang 6.171—6.389 dengan beberapa saham yang dapat direkomendasikan yaitu AKRA, ASII, SMRA, SRIL, TLKM, ADHI, WIKA, LSIP, dan BBNI. Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak blended dengan kecenderungan menguat terbatas, help 5.465 dan resist 5.510.
Sebanyak 84 saham menguat, 257 saham melemah, dan 234 saham stagnan dari 575 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Aditya memprediksi, IHSG masih menguji resistance di level 6.a hundred dengan support 5.900. Sementara itu, Vice President Analysis Division PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menyampaikan pergerakan IHSG masih menunjukkan kekuatan yang cukup besar untuk menguat, ditopang basic perekonomian yang stabil.rekomendasi analisa teknikal saham
Perluasan proyeksi keamanan China, yang sebagian diarahkan ke kawasan Asia Tenggara, juga dapat memicu Australia untuk terus mempercepat penguatan kapabilitas pertahanannya serta semakin menguatkan hubungannya dengan AS. Dalam kondisi yang demikian, Indonesia dapat berada dalam kondisi yang tidak menguntungkan antara perluasan proyeksi kekuatan China dan respon Australia yang didukung AS. Kondisi yang demikian dapat dihindari, salah satunya, dengan mempercepat pembangunan kapabilitas pertahanan Indonesia sendiri sehingga dapat memiliki nilai tawar yang lebih tinggi dalam konstelasi keamanan kawasan.
Sementara Analis Panin Sekuritas, William Hartanto menilai IHSG besok masih ada potensi menguat, assist di 6.000, dan resistance di degree 6.one hundred twenty. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif selama perdagangan akibat adanya tekanan jual, namun akhirnya berhasil bertahan diteritori positif. Vice President Analysis Division PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan IHSG masih terlihat betah dalam rentang konsolidasi wajar di tengah gejolak nilai tukar dan harga komoditas, serta tekanan pada pasar world maupun regional.
Seluruh sektor penggerak IHSG kompak melemah, dengan sektor properti turun 2,02% sementara sektor pertambangan dan perdagangan masing-masing turun1,57% dan 1,fifty six%. Sementara itu, saham sektor tambang, perkebunan, dan bank diketahui berhasil menahan kejatuhan IHSG pada transaksi kemarin, Selasa 29 Maret 2011, yang turun tipis eleven,34 poin atau 0,31 persen ke level three.591,51.rekomendasi analisa teknikal saham
Pada penutupan perdagangan IHSG tercatat turun one hundred ten,38 poin atau 1,87% ke 5.774,71. IHSG juga ikut terpuruk ke level 4.610,38. Sepanjang perdagangan sesi II IHSG sama sekali tidak menyentuh zona hijau, padahal pagi tadi masih mampu menguat tipis. Karena indikator MACD masih menunjukkan positif, maka pergerakan indeks berpeluang sideways dengan kecenderungan positif,” ujarnya.
Sementara itu, Binaartha Sekuritas memperkirakan IHSG masih sulit keluar dari zona merah, karena minimnya sentimen penggerak indeks hari ini. Mengutip laporan PT Ashmore Property Management Indonesia, IHSG naik zero,fifty four persen pada perdagangan saham kemarin. Kendati demikian, fundamental ekonomi nasional yang kuat diharapkan dapat menahan pelamahan IHSG lebih dalam.
PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
Kiswoyo juga sepakat, IHSG masih dalam kondisi regular dan berpotensi kembali menguat. Dan IHSG kemarin kenaikan hampir ditopang oleh seluruh saham kontruksi, seperti WSKT, PTPP, WIKA, ADHI, dll. Indeks LQ45 naik 6,13 poin atau 0,fifty nine% menjadi 1.040, Jakarta Islamic Index (JII) naik 7,6 poin atau 1,04% ke 737, indeks IDX30 menguat three,4 poin atau 0,6% ke 567 dan indeks MNC36 menguat 1,36 poin atau 0,38% ke 360.
Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat pada perdagangan saham Senin pekan ini. INILAHCOM, Jakarta - Harga saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR) berpeluang ditransaksikan dengan Worth Earning Ratio (PER) 31 kali setahun ke depan. Ini ditunjang oleh kondisi fundamental perekonomian yang cukup kuat, IHSG berpotensi melaju dengan rentang 6.081-6.368,” prediksi William.