Harga Pertalite Naik Mulai Sabtu 24 Maret VIVA

BBK yang terdiri dari Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Racing, Dexlite dan Pertamina Dex mengalami kenaikan setelah terakhir pada 17 November 2017 silam. , JAKARTA - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite naik lagi. “Namun kami tetap berupaya memberikan harga terbaik bagi konsumen setia produk BBM Pertamina,” mengakhiri. Pasalnya, harga minyak dunia terus merangkak naik. Di DKI Jakarta, harga pertalite ditetapkan sebesar Rp7.800 per liter dari sebelumnya Rp7.600 per liter. Keduanya, saat ini terlihat hanya menjual Pertalite hingga bahan bakar dari keluarga Pertamax.
Badan Ketahanan Pangan Fokus Ke 100 Desa Dan 10 Kabupaten
JAKARTA Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Sudirman Said menyatakan penyesuaian harga bahan bakar minyak menunggu penyusunan formulasi yang tepat. Vice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito mengatakan, kenaikan harga BBM ber-RON (Research Octane Number) 90 tersebut dipicu kenaikan harga minyak dunia. VP Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito mengungkapkan, kenaikan harga Pertalite menyesuaikan perkembangan harga minyak dunia.
External Communication Manager Pertamina Arya Paramita mengatakan, penyesuaian harga BBM jenis Pertalite merupakan dampak dari harga minyak mentah dunia yang terus merangkak naik dan pada saat bersamaan nilai tukar Rupiah melemah terhadap Dollar Amerika. Pertamina sebelumnya memutuskan harga Premium nonsubsidi di wilayah Jawa dan Bali per 1 Mei 2015 pukul 00.00 WIB tetap sebesar Rp7.400 per liter.
BKP Fokus Pengentasan Kemiskinan
Vice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito menuturkan, kenaikan harga Pertalite dipicu harga minyak dunia yang saat ini telah berada di atas US$ 60 per barrel. Pemerintah sebelumnya memutuskan untuk menahan harga BBM penugasan untuk periode 1 Januari 2018 hingga 31 Maret 2018. Ia mengatakan selisih harga tentu sangat berpengaruh dalam peningkatan penjualan pertamax series dan pertalite.
PEKANBARU, - Pertamina kembali menaikkan harga bahan bakar khusus secara nasional. Sejauh ini yang bisa dilakukan Pertamina dalam menyikapi kenaikan harga minyak mentah dunia ialah dengan menaikan harga BBM nonbersubsidi seperti pertamax dan pertalite. Namun, kami tetap berupaya memberikan harga terbaik bagi konsumen setia produk BBM Pertamina ,” kata dia. Sebagai gambaran, impor bahan baku produk petrokimia mencapai Rp200 triliun setiap tahun.
Adiatma menambahkan, kenaikan harga BBM Research Octane Number (RON) 90 tersebut, secara periodik dilakukan Pertamina sebagai badan usaha. Namun kami tetap berupaya memberikan harga terbaik bagi konsumen setia produk BBM Pertamina,” tukasnya. Dalam laman Pertamina tertulis daftar harga jenis BBM di masing-masing provinsi mengalami penurunan sekitar Rp100 hingga Rp200 per liter.
PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA - Kenapa Investasi Bodong Menjamur dan Makan Banyak Korban?
Sementara untuk harga solar atau biosolar nonsubsidi mengalami penurunan Rp400 per liter untuk seluruh daerah. Kemudian untuk wilayah timur yakni Papua, sebelumnya harga Pertalite Rp 7.700, Pertamax Rp 10.550, sedangkan Pertamax Turbo Rp 16.350. 13. Di Banten, harga Pertalite per liter kini menjadi Rp 7.800. Sedangkan untuk Pertamina Dex dari sebelumnya Rp 9.250 per liter menjadi Rp 10.000 per liter.
Untuk diketahui, Premium dan Solar subsidi yang ditetapkan sejak April 2016 hingga kini mengacu pada harga minyak dunia pada kisaran US$ 44 per barel, sementara saat ini harga minyak dunia sudah berada di level US$ 60 per barel. Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar 200 perak membuat gaduh dunia maya. 25. Di Kalimantan Utara, harga Pertalite per liter kini menjadi Rp 8.000.
Sejak Januari 2018,Pertalite terhitung sudah beberapa kali naik harga. Direktur Pemasaran Pertamina M Iskandar mengatakan, ‎jika mengacu formula pembentukan harga Premium 103,92 persen Harga Indeks Pasar (HIP) RON 88 ditambah Rp 830 per liter, ditambah 2 persen harga dasar seharusnya harga Premium Rp 8.600‎ per liter. Kenaikan harga kali ini tak hanya terjadi di Sulawesi Selatan, namun di seluruh provinsi di Indonesia.
Adiatma menambahkan kenaikan harga itu tidak akan mempengaruhi jumlah konsumen BBM yang sekarang mulai beralih ke bensin yang dengan RON (Research Octane Number) 90-an ke atas. Namun, kami tetap berupaya memberikan harga terbaik bagi konsumen setia produk BBM Pertamina,” tutur dia. Ia menjelaskan, kenaikan harga bahan bakar minyak Pertalite ini dipicu harga minyak dunia yang senantiasa naik.