BKPM: Singapura Investor Tertinggi di Indonesia 2017

Dilansir dari Antara, dalam paparan realisasi investasi 2017, Kepala BKPM, Thomas Lembong mengatakan, tingginya investasi Singapura dan Hong Kong lantaran kedua negara itu adalah agregator atau pengumpul karena merupakan hub finansial. “Pelan-pelan saya mau mendorong supaya kami mau mencari, di belakangnya Singapura itu kira-kira siapa? Di belakang Hong Kong itu sebenarnya siapa?” kata Thomas, Selasa, 30 Januari 2018.
Pajak Minyak Terus Dekati Level Tertinggi dalam Tiga Tahun
PT RIFANFINANCINDO
Ia menuturkan bahwa uang warga Indonesia sendiri juga banyak yang berada di Singapura. Uang tersebut sah saja masuk kembali ke Indonesia dalam bentuk penanaman modal asing (PMA). “Dugaan saya investasi Singapura juga banyak dari India dan Eropa. Kita hanya melihat sebatas lahan pertamanya saja. Dalam tahun berikutnya, harus kita perbaiki dan menelusuri siapa di belakang Singapura dan Hong Kong,” jelas Thomas.
Penerbangan ke Sri Lanka, Jokowi Ingin Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi
Thomas juga menduga pertumbuhan investasi Tiongkok akan tetap kuat pada masa mendatang. Ia meyakini porsi investasi Tiongkok juga terdapat dalam investasi Singapura dan Hong Kong yang tinggi. “Saya yakin dari Hong Kong dan Singapura ada porsi dari Tiongkok. Tiongkok ini pertumbuhannya tetap kuat dan trennya akan bertahan,” pungkas Thomas. BKPM mencatat realisasi investasi sepanjang 2017 mencapai Rp692,8 triliun, atau melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp678,8 triliun.
Pemerintah AS Tutup, Seberapa Besar Dampaknya ke RI
Penanaman modal dalam negeri (PMDN) sepanjang 2017 mencapai Rp262,3 triliun, naik 21,3 persen dibanding capaian 2016 sebesar Rp216,2 triliun. Adapun penanaman modal asing (PMA) mencapai Rp430,5 triliun, naik 8,5 persen dibanding capaian 2016 sebesar Rp396,6 triliun.Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat Singapura sebagai negara teratas yang berinvestasi di Indonesia. Sepanjang 2017, Singapura telah melakukan investasi sebesar 8,4 miliar dolar AS. Posisi kedua ditempati oleh Jepang dengan investasi 5 miliar dolar AS, diikuti oleh Tiongkok dengan 3,4 miliar dolar AS, lalu Hong Kong senilai 2,1 miliar dolar AS, dan di posisi kelima Korea Selatan dengan 2 miliar dolar AS.